Minggu, 11 November 2012

Gerakan Khusus Pada Catur

Browse: Home + +

Di postingan kali ini Para Nasionalist akan menjelaskan beberapa seni gerakan khusus pada catur, selamat membaca!

Rokade

Rokade (dalam bahasa Djawa disebut lukir) merupakan gerakan seni khusus dalam catur dimana Raja bergerak dua petak menuju Benteng di baris belakang, kemudian meletakkan Benteng pada petak terakhir yang dilalui Raja.
Rokade ada 2 macam yaitu rokade panjang (0-0-0), dan rokade pendek (0-0).
Dalam rokade panjang Benteng yang dilibatkan adalah Benteng dekat Ster. Dan dalam rokade pendek Benteng yang dilibatkan adalah Benteng dekat Raja

Contoh rokade panjang dan pendek.
Gambar 0.0.6
Adapun persyaratan rokade (lukir) adalah sebagai berikut:
>Bidak Raja dan Benteng yang akan dilibatkan dalam rokade harus belum pernah bergerak.
>Tidak ada bidak lain di antara Raja dan Benteng
>Raja tidak sedang di-skak, dan petak-petak yang dilalui Raja tidak sedang diserang oleh bidak lawan

Hal-hal berikut ini merupakan kesalah pengertian dalam rokade, yang semestinya tidak berlaku:
>Bidak benteng yang terlibat rokade sedang diserang.
>Jika benteng yang dilibatkan berada di sisi ster (atau disebut rokade 0-0-0), petak yang berada persis di samping Benteng tersebut tidak boleh dalam serangan.

Promosi

Contoh gerakan promosi
Gambar 0.0.7
Gerakan promosi adalah ketika Pion telah maju hingga menempati baris paling depan, bersamaan dengan gerakan maju tersebut, Pion dipromosikan dan harus ditukar dengan satu bidak berdasarkan keinginan pemain yang bersangkutan, yaitu Ster, Benteng, Gajah, ataupun Kuda dengan warna yang sama. Pada umumnya, Pion dipromosikan menjadi Ster. Tidak ada peraturan yang membatasi bidak yang dipilih sebagai promosi, jadi dimungkinkan memiliki bidak yang melebihi jumlahnya waktu awal permainan (semisal, ada dua Ster).

En passant

Contoh gerakan en passant
Gambar 0.0.8
Gerakan memukul en passant adalah gerakan ketika Pion bergerak dua petak maju dan ada Pion lawan yang berada satu petak dalam baris tujuan, maka Pion lawan dapat memukul dan menempati petak yang baru saja dilalui Pion tersebut (seolah-olah Pion tersebut bergerak satu petak maju). Namun demikian, gerakan ini hanya dapat dilakukan sesaat setelah gerakan Pion maju dua petak, atau hak lawan untuk melakukan gerakan en passant/memukul ini hilang.

0 Komentar: