Senin, 24 Juni 2013

Butir-Butir Pancasila

Browse: Home + +

Pancasila adalah dasar Negara Indonesia, sumber dari segala sumber hukum di Indonesia, “Kalau anda tidak mau mengakui keberadaan Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia, lebih baik anda pergi dari Indonesia”, ini adalah kalimat yang pernah diucapkan oleh salah satu penduduk (nasionalis) NKRI yang namanya tidak bisa kami sebutkan.

            Kami kali ini mengorbitkan artikel tentang butir-butir Panca Sila, yakni:

I.     SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA :
1.  Percaya dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
2.  Hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dan penganut kepercayaan yang berbeda-beda, sehingga terbina kerukunan hidup.
3.  Saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya.
4.  Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan kepada orang lain.

II.    SILA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :

Garuda Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia.
Gambar 0.2.7
1.  Mengakui persamaan derajat, persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesame manusia.
2.  Saling mencintai sesama manusia.
3.  Mengembangkan sikap tenggang rasa.
4.  Tidak semena-mena terhadap orang lain.
5.  Menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
6.  Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
7.  Berani membela kebenaran dan keadilan.
8.  Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.

III.   SILA PERSATUAN INDONESIA :
1.  Menempatkan persatuan, kesatuan, kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan.
2.  Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
3.  Cinta Tanah Air dan Bangsa.
4.  Bengga sebagai bangsa Indonesia dan ber-Tanah Air Indonesia.
5.  Memejukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

IV.  SILA KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/PERWAKILAN :
1.   Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
2.   Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.
3.   Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
4.   Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
5.   Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan.
6.   Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
7.   Keputusan yang diambil dapet dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi hakat dan mertabat menusia serta nilai –nilai kebenaran dan keadilan.

V.   SILA KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA :
1.   Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kegotong-royongan.
2.   Bersikap adil.
3.   Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
4.   Menghormati hak-hak orang lain.
5.   Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
6.   Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
7.   Tidak bersikap boros.
8.   Tidak bergaya hidup mewah.
9.   Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
10. Suka bekerja keras.
11. Menghargai hasil karya orang lain.
12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Semoga artikel dari Para Nasionalist ini berguna bagi rakyat Indonesia dan semua simpatisan Indonesia dalam berbagai bidang. Kemudian semoga Indonesia semakin sejahtera dan dijauhkan dari segala jenis bencana.

0 Komentar: